kepada yang bernama kemerdekaan
kepada yang bernama kemerdekaan kukirim surat cinta ini, ada yang lirih bersuara tersekat dalam tenggorokan kemiskinan terbentur dalam syaraf kebodohan tertatih dalam kaki kesarjanaan dan tertimpa tangga karir, lantai pekerjaan dan tembok korupsi. kepada yang bernama kemerdekaan kusampai pada waktu yang terlupakan, kugenggam tanganmu, karena kau pun kan terjatuh sama dalam bayanganmu dulu, ketika semestinya kita terbebas, dari belenggu kompeni dan heiho, ketika semestinya tersenyum, kini atap Indonesia, jalan ibu pertiwi, berlubang dimana-mana, dan kecoa dan tikus dan lalat dan binatang melata nan berdasi menggerogoti baju-baju nurani, menyobek celana-celana budi pekerti dan kau pun wahai sang kemerdekaan, tanpa baju tanpa celana Indonesia kau sulap sebagai lahan perdamaian bagi para bangsatnya yang berprilaku korup, amoral, dan menjunjung tinggi egosentrisme mereka mengibarkan bendera kematian demokrasi ( kepada yang bernama kemerdekaan kusapa kau, bersama buku suci uud empat lim...