Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2011

kepada yang bernama kemerdekaan

kepada yang bernama kemerdekaan kukirim surat cinta ini, ada yang lirih bersuara tersekat dalam tenggorokan kemiskinan terbentur dalam syaraf kebodohan tertatih dalam kaki kesarjanaan dan tertimpa tangga karir, lantai pekerjaan dan tembok korupsi. kepada yang bernama kemerdekaan kusampai pada waktu yang terlupakan, kugenggam tanganmu, karena kau pun kan terjatuh sama dalam bayanganmu dulu, ketika semestinya kita terbebas, dari belenggu kompeni dan heiho, ketika semestinya tersenyum, kini atap Indonesia, jalan ibu pertiwi, berlubang dimana-mana, dan kecoa dan tikus dan lalat dan binatang melata nan berdasi menggerogoti baju-baju nurani, menyobek celana-celana budi pekerti dan kau pun wahai sang kemerdekaan, tanpa baju tanpa celana Indonesia kau sulap sebagai lahan perdamaian bagi para bangsatnya yang berprilaku korup, amoral, dan menjunjung tinggi egosentrisme mereka mengibarkan bendera kematian demokrasi ( kepada yang bernama kemerdekaan kusapa kau, bersama buku suci uud empat lim...

dialogis perjuangan dan kemakmuran hati

11.  Mereka berkata: "Wahai ayah kami, apa sebabnya kamu tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang mengingini kebaikan baginya. qs. 12 yusuf : 11 Cinta dan firasat seorang ayah terhadap anaknya sering dihadapkan pada rasa iri sebagian anak yang lainnya, yang juga dicinta dan disayang,  sehingga memberikan sebuah toleransi kecintaan. Maka seorang yusuf kecil pun diizinkan sang ayah,  untuk dibawa oleh kakak-kakaknya pergi. (dalam berkelana) yusuf pun disingkirkan dengan cara dimasukkan kedalam sumur (kehidupan dan kesaksian). Artikulasi kedengkian saudara-saudara tuanya, telah mendorong yusuf untuk jauh dari Sang Ayah tercinta, sekaligus dari kampung halamannya, bahkan dari negerinya yang tercinta.  Tapi apa hendak dikata, momentum (pembuangan dan pembersihan) profil ketokohan bagi para pendengki, bagi seorang Yusuf kecil dirasa tetap sebagai cinta seorang saudara. Melalui seorang pen...